Sprei My Love Harga grosir Katun Jepang Murah

Sprei, Sprei my love, Sprei katun jepang, Sprei kintakun, Sprei perca

Kami konveksi yang menjahit kembali potongan kain sprei dari pabrik my love yang merupakan bagian sisi sprei my love. Ukuran potongan kain 10×10 cm kami jahit kembali dengan cara disambung obras untuk kami bentuk kembali menjadi kain sprei. Sprei perca yang kami hasilkan sama dengan produk sprei my love baik dari segi kualitas bahan kain atau pun motif yang digunakan karena memang kain yang kami gunakan merupakan sisa potongan kain sprei my love langsung dari pabriknya.

Dikarenakan sprei perca yang kami hasilkan merupakan sisa limbah kain sprei my love maka dari segi harga sangat murah dibanding dengan sprei my love, padahal dari segi jenis kain dan motif sama persis dengan sprei my love.

Kami menjual partai eceran maupun grosir dengan harga yang sangat murah. Motif yang kami sediakan tergantung motif yang ada sesuai sisa kain limbah yang kami dapat.

Kami menerima pesanan pembuatan sprei ukuran custom untuk rumah kos-kosan, pondok pesantren, dll.

8

13

2

25

1

4

4

14

7

14

6

9

11

9

5

5

17

7

1

5

Sprei Kintakun

Sprei Kintakun merupakan salah satu merk sprei yang sangat populer di masyarakat. Sprei kintakun terbuat dari katun yang sangat lembut dan nyaman. Motif kain yang digunakan sprei kintakun motif bunga yang sangat cerah. Model sprei kintakun sangat variatif. Salah satu corak yang sangat populer dari sprei kintakun adalah corak floris atau paduan corak bunga dan garis-garis.

Sprei kintakun merupakan kompetitor dari sprei my love. Namun pangsa pasar kintakun lebih membidik pasar ibu muda dan anak-anak. Dari merk-merk sprei yang berkembang saat ini sprei kintakun merupakan merk yang banyak peminatnya setelah my love. Didukung promosi yang gencar dilakukan bail melalui media cetak dan elektronik menjadikan merk sprei kintakun menjelma menjadi merk yang sejajar dengan my love.

Baca lebih lanjut

Sprei

Sprei merupakan salah satu produk kelengkapan tempat tidur. Jaman dulu sprei digunakan hanya untuk sebagai alas tempat tidur saja. Dari segi model pun mengikuti bentuk tempat tidurnya sendiri. Model warna pun dominan warna terang atau putih saja. Sprei pada jaman dulu selain digunakan sebagai alas, juga digunakan sekaligus sebagai selimut. Kebutuhan sprei pada tahun 80-an belum terlalu banyak dikarenakan fungsinya tidak terlalu di
utamakan. Baca lebih lanjut